{"id":7320,"date":"2019-04-02T14:31:36","date_gmt":"2019-04-02T07:31:36","guid":{"rendered":"https:\/\/semarang.kemenag.go.id\/tanpa-kategori\/mtsn-semarang-menuju-sekolah-adiwiyata\/"},"modified":"2022-06-15T14:04:24","modified_gmt":"2022-06-15T07:04:24","slug":"mtsn-semarang-menuju-sekolah-adiwiyata","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/semarang.kemenag.go.id\/?p=7320","title":{"rendered":"MTsN Semarang Menuju Sekolah Adiwiyata"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Susukan &ndash; Tahun ini MTsN Semarang dinominasikan sebagai sekolah Adiwiyata oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Semarang bersama 40 sekolah \/ madrasah lainnya se-Kabupaten Semarang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai tindak lanjut, Rabu (27\/3) MTsN Semarang mendapat kunjungan langsung dari tim penilai sekolah Adiwiyata DLH Kabupaten Semarang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam sambutannya, Kabid Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Kab.Semarang Budi Santoso menyampaikan bahwa program sekolah Adiwiyata merupakan program unggulan sekolah yang pedoman pelaksanaannya telah disepakati bersama oleh 5 kementerian yakni Kementerian Negara Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kemendiknas, Kementerian Agama, Kemendagri, dan Kemenkumham.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&rdquo;Karena inti dari sekolah Adiwiyata adalah yang peduli lingkungan sehat, bersih dan indah, maka lewat program ini kami harap setiap warga sekolah ikut terlibat di dalamnya,&rdquo; terangnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut Budi Santoso menyampaikan bahwa komponen terpenting untuk menjadi sekolah Adiwiyata adalah dengan memasukkan program lingkungan hidup ke dalam kurikulum sekolah \/ madrasah, di samping ada visi, misi dan anggaran yang <em>include<\/em> didalamnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&ldquo;Bahwa nanti dalam penilaian, akan dilihat pula kurikulum, visi dan misi madrasah, apakah sudah memasukkan program lingkungan hidup atau belum,&rdquo; lanjutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu Kasi Pengembangan Kelembagaan dan SDM Lingkungan Hidup DLH Kab.Semarang Eka Yulianti menyatakan kesanggupanya untuk memberikan pendampingan kepada semua sekolah \/ madrasah yang mau menuju sekolah Adiwiyata.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&ldquo;Meski sarana dan prasarana sudah memadai, tentu masih harus diimbangi dengan kesadaran warga sekolah akan perilaku yang mencerminkan karakter pelestari lingkungan. Karenanya, kami siap memberikan pendampingan menuju sekolah Adiwiyata,&rdquo; ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam kesempatan yang sama, Eka juga menyinggung tentang pentingnya penerapan 3R (<em>Reuse, Reduce, dan Recycle<\/em>) di lingkungan sekolah \/ madrasah.<em>Reuse<\/em>&nbsp;Artinya menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang sama ataupun fungsi lainnya,&nbsp;<em>Reduce <\/em>artinya mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah, dan&nbsp;<em>Recycle<\/em>&nbsp;artinya mengolah kembali sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di akhir kunjungan, segenap tim menyempatkan diri berkeliling lingkungan sambil melakukan verifikasi awal kesiapan madrasah. <strong>(amin musthofa\/shl) <\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Susukan &ndash; Tahun ini MTsN Semarang dinominasikan sebagai sekolah Adiwiyata oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Semarang bersama 40 sekolah \/ madrasah lainnya se-Kabupaten Semarang. Sebagai tindak lanjut, Rabu (27\/3) MTsN Semarang mendapat kunjungan langsung dari tim penilai sekolah Adiwiyata DLH Kabupaten Semarang. Dalam sambutannya, Kabid Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Kab.Semarang Budi Santoso menyampaikan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7321,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[33,944],"tags":[],"class_list":["post-7320","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-mts-n-semarang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/semarang.kemenag.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7320","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/semarang.kemenag.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/semarang.kemenag.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/semarang.kemenag.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/semarang.kemenag.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7320"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/semarang.kemenag.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7320\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7637,"href":"https:\/\/semarang.kemenag.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7320\/revisions\/7637"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/semarang.kemenag.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7321"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/semarang.kemenag.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7320"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/semarang.kemenag.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7320"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/semarang.kemenag.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7320"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}