{"id":7274,"date":"2018-09-18T08:36:53","date_gmt":"2018-09-18T01:36:53","guid":{"rendered":"https:\/\/semarang.kemenag.go.id\/tanpa-kategori\/dikenal-sebagai-madrasah-inklusi-mi-ma-39-arif-nu-keji-kaderisasi-atlet-taekwondo-handal\/"},"modified":"2022-06-09T13:14:52","modified_gmt":"2022-06-09T06:14:52","slug":"dikenal-sebagai-madrasah-inklusi-mi-ma-39-arif-nu-keji-kaderisasi-atlet-taekwondo-handal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/semarang.kemenag.go.id\/?p=7274","title":{"rendered":"Dikenal Sebagai Madrasah Inklusi, MI Ma&#39;arif NU Keji Kaderisasi Atlet Taekwondo Handal"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Ungaran &ndash; Kami ucapkan selamat dan sukses kepada ananda Muhammad Mirza Suprayitno, siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma&rsquo;arif NU Keji Ungaran Barat semoga selalu berusaha menjadi yang terbaik dan tetap rendah hati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Demikian disampaikan Kakankemenag Kab.Semarang Muhdi saat menerima kunjungan dari MI Ma&rsquo;arif NU Keji, Jum&rsquo;at (14\/9) di ruang kerjanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam kesempatan tersebut, Supriyono selaku kepala madrasah menginformasikan bahwa ada salah satu siswa MI Ma&rsquo;arif NU Keji yang menjadi juara 2 dalam ajang kejuaraan Nasional Taekwondo Indonesia Profesional di GOR Merpati Denpasar Bali yang diselenggarakan tanggal 7 September lalu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagaimana diketahui, MI Ma&rsquo;arif NU Keji merupakan satu-satunya madrasah tingkat dasar di Kabupaten Semarang yang menerapkan program <em>inklusi<\/em>. Artinya, Madrasah Ibtidaiyah ini menyediakan sistem pengajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan anak tanpa kebutuhan khusus (ATBK) dan anak berkebutuhan khusus (ABK).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Supriyono, saat ini di MI Ma&rsquo;arif NU Keji ada sekitar 22 orang siswa ABK dimana satu orang diantaranya <em>autism.<\/em> Meski demikian, pihaknya yakin bahwa program <em>inklusi<\/em> yang sudah dirintis dan diperjuangkan bersama guru-guru yang lain, akan bisa membawa nama baik madrasah sebagai rujukan bagi ABK yang menginginkan pendidikan reguler sebagaimana anak-anak lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&ldquo;Kami yakin bahwa guru-guru kami cukup memiliki kemampuan dalam bidangnya, yang mana mereka telah bersertifikat \/ berijazah sebagai guru <em>inklusi&rdquo;. <\/em>Ungkap Supriyono usai bersilaturahim dengan Kakankemenag.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, Supriyono juga meminta doa dan dukungan dari semua pihak untuk kelancaran dan keberhasilan program <em>inklusi<\/em> di madrasah yang ia pimpin. Menurutnya, mustahil tanpa dukungan dan doa dari berbagai pihak, dirinya dan segenap elemen MI Ma&rsquo;arif NU Keji mampu melaksanakan misi kemanusiaan yang selama ini digembar-gemborkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&ldquo;Semoga MI Ma&rsquo;arif NU Keji bisa tetap mengembangkan kurikulum yang sudah ada, menjadi madrasah rujukan bagi ABK dan utamanya dapat membantu peserta didik yang kondisi ekonominya cenderung menengah ke bawah,&rdquo; pungkasnya.<strong>shl<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ungaran &ndash; Kami ucapkan selamat dan sukses kepada ananda Muhammad Mirza Suprayitno, siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma&rsquo;arif NU Keji Ungaran Barat semoga selalu berusaha menjadi yang terbaik dan tetap rendah hati. Demikian disampaikan Kakankemenag Kab.Semarang Muhdi saat menerima kunjungan dari MI Ma&rsquo;arif NU Keji, Jum&rsquo;at (14\/9) di ruang kerjanya. Dalam kesempatan tersebut, Supriyono [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7275,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[33],"tags":[],"class_list":["post-7274","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/semarang.kemenag.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7274","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/semarang.kemenag.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/semarang.kemenag.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/semarang.kemenag.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/semarang.kemenag.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7274"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/semarang.kemenag.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7274\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7675,"href":"https:\/\/semarang.kemenag.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7274\/revisions\/7675"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/semarang.kemenag.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7275"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/semarang.kemenag.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7274"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/semarang.kemenag.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7274"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/semarang.kemenag.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7274"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}